Today is our 3 years and 4 months anniversary and now I have to let you go, Charlie.
Kamu tau, kamu adalah mobil pertama yang saya bawa sendiri tanpa supir. Kamu itu seperti saksi bisu semua perjalanan saya. Mulai dari celotehan2 saya yang hanya kamu yang tau, curhatan saya, curhatan teman-teman saya, sampai semua kejadian yang terjadi di mobil itu.
Kamu yang menjadi saksi gmana bahagianya saya ketika akhirnya saya bisa bersama orang yang saya sayang dan kamu juga yang menemani saya ketika air mata itu harus mengalir.
Kamu yang mengantarkan saya ke kota sebelah untuk sekedar “kabur” dari kepenatan dan kemacetan Jakarta. Hmm, macet? iya, cuma kamu yang setia menemani saya setiap harinya ditengah kemacetan.
Ah, terlalu banyak kenangan bersama kamu Charlie :)
Terima kasih telah melindungi saya selama ini dan maaf, harus selalu badan kamu duluan yang kena trotoar, motor, bajaj, angkot, atau apa lah itu karena kelalaian saya.
Baik-baik ya kamu dengan temanmu yang baru. Semoga siapapun dia bisa lebih merawat kamu.
Good bye, Charlie
Dari saya, temanmu.